Pages




          Pelukis – pelukis hebat muncul pada tahun 1500-an di Italia. Pelukis pada zaman ini disebut pelukis Renaissence ( pencerahan). Pelukis Renaissance menghasilkan gambar dengan warna – warna cemerlang. Merah,biru,hijau,coklat, kuning. Darimana para pelukis Renaissancememperoleh warna – warna cemerlang?

  •  Merah Beracun
       Warna merah yang dihasilkan para pelukis Renaissane sangat cemerlang. Warna merah itu berasal dari batu. Batu merah itu bernama batu cinnabar atau batu Vermillion. Batu cinnabar berasal dari Cina. Orang Cina menggali batu Cinnabar dari perut Bumi. Batu Cinnabar di jual ke Eropa dengan harga super mahal. Ssst, padahal batu Cinnabar sangat beracun lo!! Warna merah pada batu cinnabar disebabkan oleh zat merkuri yang beracun. Banyak pelukis dan pembeli lukisan pada zaman Ranassance keracunan karena zat merkuri.


  •  Biru yang mahal 
Warna biru pada zaman Ranaissance dihasilkan dari batuan yang sangat mahal. Itulah batu lapis lazuli atau batu safir. Batu lapis lazuli adalah batu kristal. Orang afghanistan menggali pegunungan untuk mencari batu lapis lazuli. Batu lapis lazuli lalu ditumbukjadi bubuk. Pelukis Leonardo de vinci mencampur bubuk lapis lazuli dengan kuning telur untuk menghasilkan warna biru. Wow, orang yang memesan lukisan dengan warna biru harus membayar lebih mahal. Oleh karena itu, warna biru adalah warna yang melambangkan orang kaya. 


  • Kuning  yang misterius

Warna kuning yang dipkai pelukis Ranaissance punya cerita misterius. Warna kuning pada zaman itu disebut Giallorino. Warna kuning Giallorino hanya dihasilkan oleh satu keluarga di Italia. Seluruh keluarga penghasil Giallorino ini meninggal. Rahasia pembuatan Giallorino pun lenyap, tidak diketahui orang lain. Ilmuwan modern menemukan warna giallorino di buat dari batu timah. Batu timah memang bukan batu yang mematikan. Namun, batu timah termasuk batu yang beracun. Olala, warna kuning gilarrino ternyata beracun.




0 komentar:

Posting Komentar